Pelatihan Dasar Fasilitator Tahun 2018

Foto untuk : Pelatihan Dasar Fasilitator Tahun 2018

Sebanyak 24 Fasilitator program Kota Tanpa Kumuh mengikuti pelatihan dasar di Hotel Halim Kota Tanjungpinang Provinsi Kepulauan Riau, 8-14 November 2018. Acara dibuka oleh Kepala Satker PKP Provinsi Kepulauan Riau.
Pelatihan ini pada dasarnya merupakan pelatihan motivasional, didalamnya terdapat kombinasi antara pengetahuan, penyadaran kritis dan keterampilan.
Pelatihan Dasar dititikberatkan sebagai proses penyadaran (awareness training) dengan penekanan pada : konsep dasar pemberdayaan dan pembangunan partisipatif; peran, tugas dan kode etik fasilitator; serta keterampilan memfasilitasi kegiatan KOTAKU ditingkat masyarakat.
M. Zuherlan mengungkapkan bahwa penyelenggaraan pelatihan dasar fasilitator ini untuk meningkatkan kapasitas fasilitator yang baru bergabung agar paham konsep program Kota Tanpa Kumuh (KOTAKU), paham konsep pemberdayaan dan terampil memfasilitasi kegiatan ditingkat masyarakat.
Setelah sambutan selesai, acara langsung dimulai dengan pengenalan satu persatu peserta dan panitia yang difasilitatori langsung oleh Raziza Tenaga Ahli Sosialisasi dan Komunikasi. Raziza langsung memberi pengantar menjelaskan tujuan dan maksud pelatihan dasar fasilitator tersebut.
Setelah perkenalan dan orientasi belajar, acara selanjutnya adalah materi hari pertama tentang konsep permukiman dan penanganan kumuh yang disampaikan oleh disampaikan oleh Agus Kurniawan tenaga ahli pelatihan. Materi hari kedua oleh Efendi Pangondo tenaga ahli Financial Institutional and Colaboration yang dibawakannya adalah “Pemberdayaan dan Konsep Kolaborasi”
Pada hari ketiga materi gambaran umum dan tahapan pelaksanaan program KOTAKU disampaikan oleh oriency selaku tenaga ahli manajemen keuangan. Materi hari keempat sampai dengan hari kelima tentang perencanaan kelurahan, mulai dari membangun visi kelurahan sampai dengan penyusunan RPLP (rencana penataan lingkungan permukiman) disampaikan oleh indrawijaya tenaga ahli urban planner. Hari keenam materi fasilitator perubahan disampaikan oleh cahyadi dan Raziza. Pada hari ketujuh materi tentang revitalisasi BKM disampaikan oleh Efendi Pangondo.
Disela penutupan M. Zuherlan menyampaikan pesan kepada peserta pelatihan, “pelaksanaan program KOTAKU akan efektif jika kita menerapkan kerjasama tim dan membangun dinamika kelompok, sehingga diharapkan terjalin komunikasi yang baik disemua level”. (tim satker PKP Provinsi Kepulauan Riau).

Follow Me On Instagram





IKlan 3
Iklan Sidebar Kanan
Iklan Sidebar Kiri